
Sektor Perkebunan
PERKEBUNAN

1. Karet
Produksi tanaman perkebunan yang terbesar di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2006 adalah karet, yaitu sebesar 22.120 ton dalam bentuk Sheet Angin dengan luas tanam sebesar 49.555 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman karetnya adalah Kecamatan Samalantan, yaitu sebesar 16.872 hektar.
2. Kelapa Dalam
Produksi tanaman kelapa dalam adalah sebesar 2.400.000 dalam bentuk butiran dan sebesar 1.202 ton dalam bentuk kopra dengan luas tanamnya sebesar 4.906 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman kelapa dalamnya adalah Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
3. Kelapa Hibrida
Produksi tanaman kelapa hybrida adalah sebesar 114.000 dalam bentuk butiran dan sebesar 47 ton dalam bentuk kopra dengan luas tanamnya sebesar 247 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman kelapa hybridanya adalah Kecamatan Sanggau Ledo.
4. Kelapa Sawit
Produksi tanaman kelapa sawit adalah sebesar 104.440 ton dalam bentuk TBS dengan luas tanamnya sebesar 14.744 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman kelapa sawitnya adalah Kecamatan Ledo.
5. Lada
Produksi tanaman lada ada dua jenis, yaitu lada hitam dan lada putih. Untuk jenis lada hitam, produksinya adalah sebesar 431 ton sedangkan produksi lada putih adalah sebesar 1.006 ton dengan total area luas tanam (baik lada hitam maupun lada putih) sebesar 2.713 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman ladanya adalah Kecamatan Seluas.
6. Kakao
Produksi tanaman kakao pada tahun 2006 adalah sebesar 200 ton dalam bentuk biji kering dengan luas tanamnya sebesar 1.697 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman kakaonya adalah Kecamatan Sungai Raya.
7. Cengkeh
Produksi tanaman cengkeh adalah sebesar 527 ton dalam bentuk asalan dengan luas tanamnya sebesar 936 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman cengkehnya adalah Kecamatan Sungai Raya.
8. Kopi
Produksi tanaman kopi adalah sebesar 151 ton dalam bentuk biji kering dengan luas tanamnya sebesar 277 hektar. Kecamatan yang paling luas tanaman kopinya adalah Kecamatan Sanggau Ledo.
9. Pinang
Pinang merupakan tanaman perkebunan yang cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Bengkayang, dimana produksi pinang sampai tahun 2006 di Kabupaten Bengkayang masih kurang memuaskan, untuk itu perlu untuk terus dikembangkan karena merupakan bahan untuk pembuatan batik dan campuran bahan lainnya.
Jenis tanaman perkebunan yang ada di Kabupaten Bengkayang saat ini masih dirasa kurang dan perlu dikembangkan lagi antara lain kemiri. Untuk itu, para investor baik dari dalam maupun dari luar negeri yang bisa mengembangkan sub sektor perkebunan khususnya di Kabupaten Bengkayang masih sangat diperlukan.
Indonesia
English 


