
Sektor Tanaman Pangan
TANAMAN PANGAN
Sektor pertanian khususnya sub sektor pertanian tanaman pangan mencakup tanaman padi (padi sawah dan padi ladang), jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau. Penyediaan sub sektor tanaman pangan ini sangat berpengaruh terhadap masyarakat khususnya dalam hal penyediaan pangan di Kabupaten Bengkayang. Dengan semakin meningkatnya produksi di sub sektor ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Bengkayang akan semakin baik sehingga nantinya daerah Kabupaten Bengkayang mampu berswasembada pangan.
Pada tahun 2006, luas panen tanaman padi sebesar 22.810 hektar, yaitu luas panen padi sawah sebesar 11.662 hektar dan padi ladang sebesar 11.148 hektar. Produksi padi selama tahun 2005 adalah sebesar 71.702 ton dan jika dipilah menurut jenisnya, produksi padi sawah sebesar 46.661 ton dan produksi padi ladang sebesar 25.041 ton. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rata-rata produksi padi di Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 31,43 kwintal per hektar dan jika dilihat menurut jenisnya, padi sawah memiliki rata-rata produksi sebesar 40,01 kwintal per hektar dan padi ladang sebesar 22,46 kwintal per hektar.
Jika dilihat per kecamatan maka sentra produksi padi secara umum berada di Kecamatan Sanggau Ledo dengan luas panen sebesar 5.478 hektar dan produksi sebesar 17.222 ton atau dengan kata lain, rata-rata produksinya sebesar 31,44 kwintal per hektar. Dilihat menurut jenis padinya, jenis padi sawah adalah jenis padi yang paling besar produksinya dan berada di Kecamatan Samalantan dengan luas panen sebesar 2.518 hektar dan produksi sebesar 10.536 ton atau dengan kata lain, rata-rata produksinya sebesar 41,84 kwintal per hektar. Untuk jenis tanaman padi ladang, produksi yang terbesar juga berada di Kecamatan Sanggau Ledo dengan luas panen selama tahun 2005 sebesar 4.370 hektar dan produksi sebesar 12.628 ton atau rata-rata produksinya sebesar 28,90 kwintal per hektar.
Pada tahun 2006, luas panen tanaman padi sebesar 22.810 hektar, yaitu luas panen padi sawah sebesar 11.662 hektar dan padi ladang sebesar 11.148 hektar. Produksi padi selama tahun 2005 adalah sebesar 71.702 ton dan jika dipilah menurut jenisnya, produksi padi sawah sebesar 46.661 ton dan produksi padi ladang sebesar 25.041 ton. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rata-rata produksi padi di Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 31,43 kwintal per hektar dan jika dilihat menurut jenisnya, padi sawah memiliki rata-rata produksi sebesar 40,01 kwintal per hektar dan padi ladang sebesar 22,46 kwintal per hektar.
Jika dilihat per kecamatan maka sentra produksi padi secara umum berada di Kecamatan Sanggau Ledo dengan luas panen sebesar 5.478 hektar dan produksi sebesar 17.222 ton atau dengan kata lain, rata-rata produksinya sebesar 31,44 kwintal per hektar. Dilihat menurut jenis padinya, jenis padi sawah adalah jenis padi yang paling besar produksinya dan berada di Kecamatan Samalantan dengan luas panen sebesar 2.518 hektar dan produksi sebesar 10.536 ton atau dengan kata lain, rata-rata produksinya sebesar 41,84 kwintal per hektar. Untuk jenis tanaman padi ladang, produksi yang terbesar juga berada di Kecamatan Sanggau Ledo dengan luas panen selama tahun 2005 sebesar 4.370 hektar dan produksi sebesar 12.628 ton atau rata-rata produksinya sebesar 28,90 kwintal per hektar.
2. Jagung
Luas panen tanaman jagung di Kabupaten Bengkayang selama tahun 2006 sebesar 22.372 hektar dengan produksi sebesar 98.653 ton atau rata-rata produksinya sebesar 44,10 kwintal per hektar dan ini merupakan produksi jagung terbesar se Kalimantan Barat. Dilihat menurut kecamatan, produksi jagung terbesar berada di Kecamatan Sanggau Ledo dengan produksinya sebesar 89.511 ton dan luas panen sebesar 19.480 hektar atau rata-rata prosuksinya sebesar 45,95 kwintal per hektar.
Jenis tanaman palawija lainnya yang dihasilkan di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2006 antara lain adalah ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau. Masing-masing jenis tanaman palawija tersebut berproduksi sebesar 10.163 ton untuk ubi kayu dengan produksi terbesar di Kecamatan Samalantan, sebesar 871 ton untuk ubi jalar dengan produksi terbesar di Kecamatan Suti Semarang, sebesar 369 ton untuk kacang tanah dengan produksi terbesar di Kecamatan Lumar, untuk kacang kedelai dengan produksi terbesar di Kecamatan Sanggau Ledo, dan sebesar 65 ton untuk kacang hijau dengan produksi terbesar di Kecamatan Suti Semarang.
Pada tahun 2006, jenis tanaman sayuran yang paling banyak produksi-nya adalah tanaman ketimun, yaitu sebesar 412,90 ton, disusul tanaman kacang panjang sebesar 294,65 ton, dan tanaman semangka sebesar 208,70 ton. Dilihat dari hasil per hektarnya, tanaman sayuran yang paling banyak produksinya adalah tanaman semangka, yaitu sebesar 56,41 kwintal per hektar sedangkan dilihat dari luas panennya, tanaman sayuran yang paling luas panennya adalah tanaman kacang panjang, yaitu sebesar 191 hektar. Selanjutnya, tanaman buah-buahan yang paling besar produksinya pada tahun 2005 masih sama dengan kondisi tahun sebelumnya, yaitu pisang, disusul durian, jeruk siam, dan nangka atau cempedak.
Indonesia
English 


