Theme Image Theme Image Theme Image

Bupati Lakukan Tanam Perdana Padi

22 Dec 2009

 Bupati Bengkayang Drs.Jacobus Luna,M.Si melakukan demo penanaman padi dengan metode “System of Rice Intensification” (SRI) di Desa Sebetung Menyala Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang. Selasa 22/12/2009. FOTO : BERNAD/Humas

Bupati Lakukan Tanam Perdana Padi

 

Bertempat di Desa Sebetung Menyala, Kecamatan Teriak pada Selasa (22/12/09), Bupati Bengkayang Drs.Jacobus Luna,M.Si melakukan penanaman perdana padi dengan penggunaan "System of Rice Intensification" (SRI).  Hadir pada acara tersebut unsur Muspida Kabupaten Bengkayang, para kepala satuan kerja perangkat daerah terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para kelompok tani setempat. Pada acara ini juga dilakukan demo pembuatan pupuk organik oleh kelompok tani setempat, penanaman padi dengan metode "System of Rice Intensification" (SRI) oleh Bupati Bengkayang berserta rombongan, kemudian dilanjutkan dengan lomba menanam padi dengan metode "System of Rice Intensification" (SRI) oleh para petani.

Menurut laporan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkayang Ir.Magdalena sampai dengan bulan nopember 2009, tanaman padi di Kabupaten Bengkayang mencapai luas 31.030 hektar dengan produktivitas 3,29 ton per hektar.  Jumlah penduduk Kabupaten Bengkayang saat ini 263.334 jiwa, untuk itu konsumsi beras selama 1 (satu) tahun Kabupaten Bengkayang sebesar 36.643 ton atau setara dengan 64.970 ton gabah kering giling  kemudian jika ditambah dengan keperluan lain-lain seperti untuk pakan ternak, benih dan lain-lain maka diperlukan gabah kering giling sebanyak 90.000 ton, sehingga dari produksi yang ada secara umum di Kabupaten Bengkayang terjadi surplus.

Bupati Bengkayang Drs.Jacobus Luna,M.Si dalam sambutannya pada acara tersebut menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang hakiki sehingga harus tersedia setiap saat dalam jumlah yang cukup, dengan mutu yang layak dan aman dikonsumsi  oleh karena itu kebutuhan akan pangan tidak boleh bergantung pada daerah lain dan kita berusaha untuk memenuhi kekurangan akan pangan tersebut. Dalam dua tahun terakhir kita telah mampu meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi pada tahun 2008 (116.686 ton gabah kering giling) meningkat 12,82% dari tahun 2007 dan tahun 2009 ini kita tergetkan produkdi padi 118.500 ton gabah kering giling, dan sampai dengan bulan Nopember 2009 kabupaten Bengkayang berhasil mencapai 102.089 ton gabah kering giling.

Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertanian tanaman pangan kedepan masih banyak dan kompleks, selain tuntutan kebutuhan produksi yang terus meningkat, juga masalah pendapatan dan kesejahteraan petani yang selama ini masih rendah. Upaya-upaya yang telah dilaksanakan adalah diantaranya dengan "Sistem of Rice Intensification" yaitu suatu upaya untuk meningkatkan kesuburan lahan dengan titik berat pengelolaan pemupukan secara berimbang, penggunaan varietas-varietas baru serta penerapan metode budidaya yang intensif, ramah lingkungan, hemat air, rendah input dan diharapkan tinggi produksinya.

Pada prinsipnya budidaya padi SRI (System of Rice Intensification) menekankan manajemen pengelolaan tanah, tanaman dan air melalui pemberdayaan kelompok tani dan kearifan lokal yang berbasis pada kegiatan ramah lingkungan. Dengan memberdayakan kelompok tani dapat menghasilkan teknologi tepat guna di pedesaan yang diharapkan dapat menekan urbanisasi. Selain itu dengan  diintensifikasikannya pemakaian pupuk organik yang diproduksi petani akan mengurangi beban subsidi pupuk yang harus ditanggung pemerintah, serta mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani mencapai 50%. (BERNAD/Humas)

Bupati Bengkayang Drs.Jacobus Luna,M.Si melakukan demo penanaman padi dengan metode "System of Rice Intensification" (SRI) di Desa Sebetung Menyala Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang. Selasa 22/12/2009.

 
 

 

Berita Terbaru

Agenda

Pengumuman Terbaru